Showing all 5 results

Makita Electric Works berawal dari impian Pak Mosaburo Makita untuk memiliki usaha toko peralatan listrik  di kota Nagoya di Prefektur Aichi pada tanggal 21 Maret 1915. Saat itu permintaan peralatan dan instalasi listrik tumbuh pesat di Jepang karena didorong oleh ledakan ekonomi sekitar waktu Perang Dunia I yang dimulai tahun sebelumnya. 

Mosaburo Makita, sang pendiri Makita Electric lahir pada tahun 1893 dari keluarga pedagang kayu di Nagoya dan tergolong berasal dari keluarga ekonomi menengah. Memang Pak Mosaburo Makita sudah memiliki minat yang kuat dalam teknologi kelistrikan sejak masa remaja. Mosaburo Makita pernah memasuki sekolah dagang atau yang sekarang kita kenal sekolah ekonomi, tetapi ia membujuk orang tuanya untuk mengizinkannya mendaftar ulang di sekolah teknik kelistrikan setaraf SMK di Tokyo.

Setelah lulus pada tahun 1913, Pak Mosaburo Makita melamar pekerjaan di Nagoya Dento Co., Ltd. (sekarang Chubu Electric Power Company) dan diterima sebagai insinyur di laboratoriumnya. Pak Mosaburo Makita kemudian berhasil memulai karir dan memperoleh pengalaman diperusahaan terpandang, namun Mosaburo masih memiliki impian untuk memulai bisnis sendiri dibidang kelistrikan.

Sekitar setahun setelah mendapatkan pekerjaan, sebuah kesempatan muncul untuk Mosaburo. Dia mendengar kabar bahwa Meiji Electric, yang berkantor pusat di Tokyo, mengalami kesulitan keuangan dan memutuskan untuk menutup pabrik cabangnya di Nagoya dan menjual perkakas mesin dan peralatan inventarisnya. Meiji Electric bergerak di bidang manufaktur, penjualan, dan perbaikan motor dan transformator listrik ukuran besar yang bertenaga. Mosaburo pun dengan antusias meminta bantuan keuangan ayahnya segera dan menandatangani kontrak untuk membeli mesin dan peralatan. Pada saat yang sama, dia meminta Meiji Electric untuk mengirim pekerja juga, dan Jujiro Goto ditunjuk untuk tugas itu.

Setelah mengundurkan diri dari Nagoya Dento Co., Ltd. (sekarang Chubu Electric Power Company), Pak Mosaburo memulai Makita Electric Works yang bergerak di bidang penjualan dan perbaikan peralatan lampu penerangan, motor listrik sederhana, dan gulung trafo. Makita Electric kemudian didirikan sebagai toko dan bengkel kecil dengan empat anggota karyawan. Saat itu Makita Electric dimodali oleh orangtua Pak Mosaburo, Pak Mosaburo Makita yang masih berusia 21 tahun, rekan sekaligus karyawan pertamanya Pak Jujiro Goto, 17 tahun, seorang pekerja berpengalaman, dan seorang lagi pekerja laki-laki yang baru saja lulus dari sekolah dasar.

Pada tahun 1958, Makita memasarkan alat pertukangan listrik portabel di Jepang dan menjadi produsen alat-alat listrik pada tahun berikutnya. Pada bulan April 1969, mereka memperkenalkan bor bertenaga baterai 6500D (alat listrik pertama yang dapat diisi ulang). Pada bulan Desember 1978, mereka meluncurkan bor isi ulang 6010D (alat baterai nikel kadmium pertama). 

Agar bisa terus kompetitif, pada tahun 1960 Makita menghentikan produksi motor listrik berukuran besar dan berfokus sepenuhnya pada perkakas kerja bertenaga listrik atau powertool. Pada tahun 1963 perusahaan mampu melikuidasi semua kewajiban melalui keuntungan besar. Pada tahun 1968 Makita dinilai sebagai perusahaan No. 1 di Jepang dalam hal operasi dan posisi keuangan secara keseluruhan. Pada bulan Agustus 1997, bor driver isi ulang 6213D dipamerkan di Chicago Hardware Show (alat baterai hidrida nikel pertama).

Saat ini perkakas listrik Makita diproduksi di 10 pabrik berbeda, berlokasi di Jepang, AS, Kanada, Jerman, Inggris Raya, Cina, Thailand, dan Rumania. Pada tahun 2002 merek Makita kedua Maktec muncul di pasar. Alat-alat ini dirancang untuk pasar Asia. Ini adalah versi alat Makita yang lebih murah – beberapa model Makita lama yang paling populer, yang telah membuktikan daya tahan dan efisiensinya. Sejak tahun 2005, perusahaan berfokus pada produksi dan pengembangan lini alat tanpa kabel Li-ion 18 V. Pada Februari 2005, TD130D (alat baterai lithium-ion pertama) tersedia. 

Makita mengirimkan banyak perkakas listriknya dalam kotak susun yang kompatibel dengan Systainer. Pada tahun 2011 Makita mendaftarkan desain untuk varian "Makpac" miliknya sendiri atas nama Yuji Yamamoto dan Kiyozumi Kokawa.

Pada tahun 2015 Makita telah memperkenalkan alat nirkabel Li-Ion 18V ke-150. Ini adalah rangkaian alat nirkabel 18 V yang paling luas di dunia.

MODEL SERI MAKITA APA SAJA?

J = Makpac
T = Baterai Li-Ion 5.0Ah
M = Baterai 4,0Ah Li-Ion
F = Baterai 3,0Ah Li-Ion
A = Baterai 2.0Ah Li-Ion
Y = Baterai 1,5Ah Li-Ion
H = Baterai 1,3Ah Li-Ion
E = 2 baterai
3 = 3 baterai
Z = Tidak ada baterai tidak ada pengisi daya!
R = Pengisi Daya DC18RA,DC18RC; waktu pengisian 15/22 menit (1,3Ah/3,0Ah)
S = Charger DC18SD, waktu pengisian 30/60 menit (1,3Ah/3,0Ah)
V = DX01/02/03/04 Sistem Ekstraksi Debu

MAKITA HARGANYA BERAPA?

Kualitas dan keaslian produk power tool dari MAKITA di Indonesia hanya bisa terjamin jika anda membelinya di METALEXTRA.com. 

Makita Electric Works berawal dari impian Pak Mosaburo Makita untuk memiliki usaha toko peralatan listrik  di kota Nagoya di Prefektur Aichi pada tanggal 21 Maret 1915. Saat itu permintaan peralatan dan instalasi listrik tumbuh pesat di Jepang karena didorong oleh ledakan ekonomi sekitar waktu Perang Dunia I yang dimulai tahun sebelumnya. 

Mosaburo Makita, sang pendiri Makita Electric lahir pada tahun 1893 dari keluarga pedagang kayu di Nagoya dan tergolong berasal dari keluarga ekonomi menengah. Memang Pak Mosaburo Makita sudah memiliki minat yang kuat dalam teknologi kelistrikan sejak masa remaja. Mosaburo Makita pernah memasuki sekolah dagang atau yang sekarang kita kenal sekolah ekonomi, tetapi ia membujuk orang tuanya untuk mengizinkannya mendaftar ulang di sekolah teknik kelistrikan setaraf SMK di Tokyo.

Setelah lulus pada tahun 1913, Pak Mosaburo Makita melamar pekerjaan di Nagoya Dento Co., Ltd. (sekarang Chubu Electric Power Company) dan diterima sebagai insinyur di laboratoriumnya. Pak Mosaburo Makita kemudian berhasil memulai karir dan memperoleh pengalaman diperusahaan terpandang, namun Mosaburo masih memiliki impian untuk memulai bisnis sendiri dibidang kelistrikan.

Sekitar setahun setelah mendapatkan pekerjaan, sebuah kesempatan muncul untuk Mosaburo. Dia mendengar kabar bahwa Meiji Electric, yang berkantor pusat di Tokyo, mengalami kesulitan keuangan dan memutuskan untuk menutup pabrik cabangnya di Nagoya dan menjual perkakas mesin dan peralatan inventarisnya. Meiji Electric bergerak di bidang manufaktur, penjualan, dan perbaikan motor dan transformator listrik ukuran besar yang bertenaga. Mosaburo pun dengan antusias meminta bantuan keuangan ayahnya segera dan menandatangani kontrak untuk membeli mesin dan peralatan. Pada saat yang sama, dia meminta Meiji Electric untuk mengirim pekerja juga, dan Jujiro Goto ditunjuk untuk tugas itu.

Setelah mengundurkan diri dari Nagoya Dento Co., Ltd. (sekarang Chubu Electric Power Company), Pak Mosaburo memulai Makita Electric Works yang bergerak di bidang penjualan dan perbaikan peralatan lampu penerangan, motor listrik sederhana, dan gulung trafo. Makita Electric kemudian didirikan sebagai toko dan bengkel kecil dengan empat anggota karyawan. Saat itu Makita Electric dimodali oleh orangtua Pak Mosaburo, Pak Mosaburo Makita yang masih berusia 21 tahun, rekan sekaligus karyawan pertamanya Pak Jujiro Goto, 17 tahun, seorang pekerja berpengalaman, dan seorang lagi pekerja laki-laki yang baru saja lulus dari sekolah dasar.

Pada tahun 1958, Makita memasarkan alat pertukangan listrik portabel di Jepang dan menjadi produsen alat-alat listrik pada tahun berikutnya. Pada bulan April 1969, mereka memperkenalkan bor bertenaga baterai 6500D (alat listrik pertama yang dapat diisi ulang). Pada bulan Desember 1978, mereka meluncurkan bor isi ulang 6010D (alat baterai nikel kadmium pertama). 

Agar bisa terus kompetitif, pada tahun 1960 Makita menghentikan produksi motor listrik berukuran besar dan berfokus sepenuhnya pada perkakas kerja bertenaga listrik atau powertool. Pada tahun 1963 perusahaan mampu melikuidasi semua kewajiban melalui keuntungan besar. Pada tahun 1968 Makita dinilai sebagai perusahaan No. 1 di Jepang dalam hal operasi dan posisi keuangan secara keseluruhan. Pada bulan Agustus 1997, bor driver isi ulang 6213D dipamerkan di Chicago Hardware Show (alat baterai hidrida nikel pertama).

Saat ini perkakas listrik Makita diproduksi di 10 pabrik berbeda, berlokasi di Jepang, AS, Kanada, Jerman, Inggris Raya, Cina, Thailand, dan Rumania. Pada tahun 2002 merek Makita kedua Maktec muncul di pasar. Alat-alat ini dirancang untuk pasar Asia. Ini adalah versi alat Makita yang lebih murah – beberapa model Makita lama yang paling populer, yang telah membuktikan daya tahan dan efisiensinya. Sejak tahun 2005, perusahaan berfokus pada produksi dan pengembangan lini alat tanpa kabel Li-ion 18 V. Pada Februari 2005, TD130D (alat baterai lithium-ion pertama) tersedia. 

Makita mengirimkan banyak perkakas listriknya dalam kotak susun yang kompatibel dengan Systainer. Pada tahun 2011 Makita mendaftarkan desain untuk varian “Makpac” miliknya sendiri atas nama Yuji Yamamoto dan Kiyozumi Kokawa.

Pada tahun 2015 Makita telah memperkenalkan alat nirkabel Li-Ion 18V ke-150. Ini adalah rangkaian alat nirkabel 18 V yang paling luas di dunia.

MODEL SERI MAKITA APA SAJA?

J = Makpac
T = Baterai Li-Ion 5.0Ah
M = Baterai 4,0Ah Li-Ion
F = Baterai 3,0Ah Li-Ion
A = Baterai 2.0Ah Li-Ion
Y = Baterai 1,5Ah Li-Ion
H = Baterai 1,3Ah Li-Ion
E = 2 baterai
3 = 3 baterai
Z = Tidak ada baterai tidak ada pengisi daya!
R = Pengisi Daya DC18RA,DC18RC; waktu pengisian 15/22 menit (1,3Ah/3,0Ah)
S = Charger DC18SD, waktu pengisian 30/60 menit (1,3Ah/3,0Ah)
V = DX01/02/03/04 Sistem Ekstraksi Debu

MAKITA HARGANYA BERAPA?

Kualitas dan keaslian produk power tool dari MAKITA di Indonesia hanya bisa terjamin jika anda membelinya di METALEXTRA.com.