Business
PT Hengjaya Mineralindo dukung Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Morowali
Operations Manager PT Hengjaya Mineralindo, Haldane Jeffrey Morris, mengatakan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh capaian operasional, tetapi juga oleh kualitas hubungan antara perusahaan dan seluruh pekerjanya.
“Di Hengjaya Mine, kami percaya bahwa hubungan industrial yang baik dibangun melalui rasa saling percaya, saling menghormati, transparansi, dan komunikasi yang terbuka. Pengukuhan LKS Bipartit ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, harmonis, dan produktif bagi seluruh karyawan,” ujarnya.
Hubungan kerja yang sehat tidak hanya dibangun melalui aturan dan kebijakan, tetapi juga melalui ruang dialog yang terbuka. Berangkat dari semangat tersebut, PT Hengjaya Mineralindo (HM) bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Morowali secara resmi mengukuhkan Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit sebagai forum komunikasi antara manajemen dan pekerja.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Kepala Disnakertrans Kabupaten Morowali, Ahmad, S.T., M.E., dan menandai terbentuknya kepengurusan LKS Bipartit yang terdiri dari 32 anggota, masing-masing 16 perwakilan manajemen dan 16 perwakilan pekerja.
Kegiatan yang berlangsung di area operasional Hengjaya Mineralindo tersebut dihadiri oleh jajaran Disnakertrans Kabupaten Morowali, manajemen perusahaan, perwakilan pekerja, serta anggota LKS Bipartit yang telah tercatat secara resmi. Momentum ini menjadi langkah penting dalam memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan produktif.
LKS Bipartit sendiri merupakan wadah komunikasi dan konsultasi yang mempertemukan manajemen dan pekerja untuk membahas berbagai isu ketenagakerjaan, menyampaikan aspirasi, serta mencari solusi bersama melalui musyawarah. Kehadiran forum ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang memperkuat kemitraan antara perusahaan dan pekerja sekaligus mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.
Haldane juga menyampaikan apresiasi kepada Disnakertrans Kabupaten Morowali atas dukungan dan pendampingan yang diberikan selama proses pembentukan LKS Bipartit.
“Kolaborasi antara perusahaan, pekerja, dan pemerintah menjadi fondasi penting dalam menciptakan hubungan industrial yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Morowali, Ahmad, S.T., M.E, mengapresiasi langkah Hengjaya Mineralindo yang secara aktif membangun mekanisme dialog antara perusahaan dan pekerja.
“LKS Bipartit merupakan sarana komunikasi, konsultasi, dan musyawarah yang sangat penting dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan. Melalui forum ini, berbagai persoalan ketenagakerjaan dapat dibahas secara terbuka dan diselesaikan dengan mengedepankan dialog serta semangat kebersamaan,” jelas Ahmad.
Ia berharap forum tersebut dapat terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas hubungan industrial, meningkatkan produktivitas perusahaan, serta mendukung kesejahteraan pekerja.
“Semoga LKS Bipartit ini menjadi ruang kolaborasi yang mampu memperkuat sinergi antara pekerja dan perusahaan, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ketenagakerjaan di Kabupaten Morowali,” tambahnya.
Pembentukan LKS Bipartit PT Hengjaya Mineralindo diprakarsai oleh fungsi Human Capital dan dikoordinasikan oleh Jul Fadli selaku Human Capital Business Partner (HCBP). Melalui proses yang melibatkan berbagai unsur perusahaan dan perwakilan pekerja, forum ini dibentuk sebagai wadah komunikasi yang representatif dan inklusif.
Bagi Hengjaya Mineralindo, pengukuhan LKS Bipartit bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan memperkuat aspek sosial dalam praktik pertambangan yang berkelanjutan.
Dengan hadirnya forum ini, perusahaan berharap setiap pekerja memiliki ruang yang aman dan konstruktif untuk menyampaikan aspirasi serta berpartisipasi dalam mendukung kemajuan perusahaan.
Melalui semangat dialog, kolaborasi, dan saling menghormati, Hengjaya Mineralindo optimistis dapat terus membangun lingkungan kerja yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan ketenagakerjaan di Kabupaten Morowali.
TENTANG PT HENGJAYA MINERALINDO
PT Hengjaya Mineralindo merupakan perusahaan pertambangan nikel swasta yang mengoperasikan tambang kelas dunia di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Sejak mengakuisisi sahamnya di Tambang Hengjaya, Nickel Industries telah memajukan proyek tersebut melalui berbagai tahap perizinan, eksplorasi, sosialisasi masyarakat, studi lingkungan, dan studi kelayakan serta pengembangan (termasuk pembangunan jalan angkut, dermaga, dan area penampungan) hingga produksi dimulai pada Oktober 2012, sebelum pengiriman pertama bijih mentah pada Februari 2013. Sejumlah pengiriman bijih bermutu tinggi dilakukan ke Tiongkok dan Jepang sepanjang tahun 2013.
Pada Januari 2019, perusahaan mulai memasok bijih ke anak perusahaan Hengjaya Nickel yang saat itu dimiliki 60% (sekarang 80%), operator proyek Hengjaya Nickel RKEF, dan ketika proyek Ranger Nickel RKEF mulai berproduksi pada Mei 2019, Tambang Hengjaya juga mulai memasok bijih ke Ranger Nickel.
Saat ini PT Hengjaya Mineralindo merupakan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA), di mana 80% saham dimiliki oleh Nickel Industries Limited (perusahaan pertambangan asal Australia) dan 20% sisanya dipegang oleh mitra lokal, Keluarga Wijoyo. PT Hengjaya Mineralindo beroperasi di Blok Tangofa, Kecamatan Bungku Selatan, Morowali, dengan konsesi Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas 5.983 hektar. Perusahaan PT Hengjaya Mineralindo menyuplai bijih nikel (ore) bermutu tinggi yang menjadi bahan baku utama untuk proyek-proyek Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) di sekitarnya, termasuk fasilitas di kawasan IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park).
TENTANG NICKEL INDUSTRIES LIMITED
Nickel Industries Limited (ASX: NIC) merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan hilir yang terdaftar di bursa efek Australia dan beroperasi di Indonesia. Perusahaan ini memegang saham mayoritas di Tambang Hengjaya dan bermitra dengan raksasa BUMN industri China (Tsingshan) untuk memproduksi nikel pig iron (NPI) dan nikel matte untuk rantai pasokan baja tahan karat dan kendaraan listrik (EV).
Nickel Industries Limited ini memiliki sejarah panjang di Indonesia, dengan saham mayoritas di Tambang Hengjaya kelas dunia, serta empat proyek tungku listrik putar (RKEF) yang memproduksi nikel pig iron (NPI) untuk industri baja tahan karat dan nikel matte untuk rantai pasokan kendaraan listrik (EV).
Setelah memantapkan diri sebagai produsen NPI yang signifikan secara global, Perusahaan kini dengan cepat mengalihkan produksinya untuk fokus pada rantai pasokan baterai EV. Perusahaan telah mengakuisisi 10% saham di proyek Huayue Nickel Cobalt (HNC) HPAL, menambahkan endapan hidroksida campuran (MHP) ke portofolio produknya. Selain itu, Perusahaan memegang 46% saham di proyek Excelsior Nickel Cobalt (ENC) HPAL, yang saat ini sedang dalam tahap uji coba. ENC akan memproduksi MHP, katoda nikel, dan nikel sulfat.
Bagian penting dari pertumbuhan dan keunggulan inovatif Nickel Industries adalah kemitraan Perusahaan dengan Tsingshan, produsen baja tahan karat dan nikel terbesar di dunia. Dimulai pada tahun 2017 dengan Perjanjian Kolaborasi dan Langganan yang mengatur Proyek Nikel Hengjaya, kemitraan tersebut kini telah berkembang mencakup proyek Ranger Nickel, Angel Nickel, dan Oracle Nickel RKEF, serta proyek Huayue Nickel Cobalt dan Excelsior Nickel Cobalt HPAL.
KESIMPULAN
Di Metalextra.com kami yakin dengan peningkatan berkelanjutan dari teknologi produksi yang baik jika dikombinasikan dengan pengujian dan pengembangan, memungkinkan kami untuk menawarkan produk-produk berkualitas tinggi yang membantu perusahaan-perusahaan manufaktur di berbagai industri dan tentunya demi meningkatkan produktivitas anda. Kami juga menawarkan solusi perangkat alat ukur presisi berkualitas tinggi asal Swiss, Jerman, Taiwan, Jepang.
Jika Anda berminat untuk membeli alat kerja presisi ataupun beragam alat aksesoris machining dan cutting tool dimensi metric lainnya silahkan hubungi kami melalui email: moc.artxelatem@selas
Semoga bermanfaat. Wassalam!
Sumber:
Press Release PT.Hengjaya JUNE 2026
Tim Kreatif Metalextra.com, Kesimpulan di tulisan ini merupakan opini Pribadi di media milik sendiri.
