Sigmat jenis apa yang digunakan?

Kaliper bisa dibilang salah satu alat yang paling banyak digunakan di pabrik mana pun di seluruh dunia dan disegala sektor industri seiring dengan teknologi yang berkembang. Alat ukur ini dikenal juga dengan berbagai nama di Indonesia, antara lain; Jangka Sorong, Vernier Kaliper, Sigmat, maupun mistar. Kaliper juga digunakan untuk mengukur jarak antara dua sisi yang berlawanan dari suatu objek.

JENIS & TIPE SIGMAT, CALIPER & JANGKA SORONG

Digital kaliper merupakan perangkat ukur hand tools yang sangat presisi untuk mengukur berbagai objek. Beragam kaliper dibedakan dengan bentuk desain rahang ukurnya. Ada tipe rahang atau jaw yang memungkinkan pembacaan pengukuran pada skala yang ditentukan, dial, atau tampilan digital. Kaliper tersedia dengan rahang plastik, stainless steel dan karbida agar sesuai dengan persyaratan pengukuran Anda.

Rahang ukur atau jaw kaliper juga ada yang menghadap ke dalam atau ke luar. Ujung caliper disesuaikan agar pas melintasi titik-titik yang akan diukur dan kemudian caliper kemudian dilepas dan jarak dibaca dengan mengukur antara ujung dengan alat ukur, seperti penggaris. Berdasarkan tipe dan jenisnya, berikut ini tipe kaliper yang bisa anda beli saat ini:

1. Vernier Caliper:

Jenis caliper Vernier merupakan yang paling tradisional. Nama ini diambil dari Pierre Vernier, penemu timbangan – skala Vernier – terukir pada model apa pun. Skala Vernier memungkinkan pembacaan yang jauh lebih tepat daripada penggaris standar (biasanya paling dekat 0,02 mm atau 0,001 inci).

Kelebihan:

  • Murah harganya, kaliper klasik ini masih bisa melakukan pengukuran sederhana yang lebih cocok dan memuaskan bagi pekerja kayu.

  • Bagian yang bergerak minimal. Hanya ketidakakuratan dalam hasil yang membuat pengguna membuat kesalahan perhitungan.

  • Rahang ukurnya memiliki ujung yang tajam, mempermudah untuk menandai pengukuran di matrial seperti kayu maupun logam lunak seperti alumunium.
  • Tidak ada baterai yang dibutuhkan.

Kekurangan:

  • Mendapatkan nilai membutuhkan beberapa detik pemikiran lebih dari sekedar membaca tampilan atau dial namun itu hanyalah matematika dasar.

  • Sebagian besar tidak menggunakan tempat desimal yang mampu menggunakan angka dan angka.

 

2. Dial Caliper:

Kaliper dengan tampilan ukur model jarum dial menggunakan sistem mekanisme gir dan gardan model rak dan pinion untuk mentransfer gerakan linier rahang caliper ke gerakan putar indikator dial.

Kelebihan:
  • Dengan asumsi rak dan pinion bebas dari serpihan, keakuratannya hampir selalu dapat dipercaya.
  • Karena bersifat mekanis, banyak yang mempercayai pembacaan dibandingkan dengan digital.
  • Cocok untuk mengukur toleransi dimensi dengan batas atas dan batas bawah
  • Tidak ada baterai yang dibutuhkan.
  • Tersedia tipe waterproof
Kekurangan:
  • Membaca membiasakan diri membaca dial sebagai nilai yang seharusnya.
  • Mekanisme dial dapat terputus dari kesejajaran atau putus seluruhnya, membuat pembacaan dial tidak berguna
  • Sensitif terhadap daya magnetis maupun getaran yang bisa menimbulkan kekacauan jarum ukur
  • Sulit diperbaiki

3. Digital Caliper:

Kaliper digital merupakan alat ukur dimensi versi paling modern dari kaliper ini. Jarak antara dua rahang diukur melalui pola jeruji yang terukir langsung di papan sirkuit tercetak di slider.

Kelebihan:

  • Pembacaan digital bersifat instan dan mudah.

  • Fitur konversi satuan, dukungan beralih antara metrik dan imperial.

  • Fitur memori dan juga fitur kalkulasi perhitungan keliling juga tersedia

  • Tersedia pula fitur koneksi data transfer via kabel data maupun wireless

  • Tersedia tipe waterproof

Kekurangan:

  • Karena mengandung komponen listrik, perawatan ekstra harus dilakukan.

  • Sensitif pada kelembaban dan masa pakai baterai perlu diperhitungkan.

  • Nilai yang disajikan terkadang tidak akurat apakah itu karena tekanan yang digunakan atau kualitas alat secara umum.

MENGAPA SIGMAT, CALIPER & JANGKA SORONG WAJIB DIKUASAI?

Bagi para leader teknisi yang sedang menguji calon tenaga kerja teknisi maupun masinis, bisanya tes praktek penggunaan kaliper tipe Vernier maupun digital menjadi hal yang wajib. Dari cara menggunakan alat ukur ini bisa terlihat apakah Anda terampil atau tidak. Pemula biasanya membutuhkan waktu secara berlebihan meraba-raba untuk melakukan pengukuran. Sedangkan teknisi QC yang sudah profesional dapat menggunakan kaliper ini di satu tangan dan memegang obyek yang akan diukur di tangan lain.

Kaliper dengan berbagai ukuran dan bahan tersedia dengan tampilan vernier, dial, atau elektronik. Kaliper digital graduasi satuannya biasanya 0.001″ dan memiliki kisaran .100″ atau .200 “per revolution (per sekali putar). Kaliper bertampial Dial metrik biasanya lulus dalam 0.01mm atau 0.02mm dan memiliki kisaran 1.0mm atau 2.0mm per putaran.

Berbagai gaya kaliper digital kalau di merek ternama MITUTOYO Digimatic (tampilan elektronik) ditawarkan dalam versi yang berbeda dengan kabel data dan tanpa output transfer data SPC: elektronik standar, bertenaga surya, dan opsi tahan air, ekstra tahan lama. Di model terbaru juga sudah ada Kaliper bertenaga surya yang tidak pernah membutuhkan baterai baru karena mereka bekerja dengan penerangan dasar dalam ruangan. Sebagai contoh: Mitutoyo Kaliper Absolute Coolant Proof diberi peringkat IP67 untuk peringkat kedap air terbesar yang tersedia dan dapat menahan perendaman dalam oli maupun air.

CARA MENGGUNAKAN KALIPER 

Menggunakan kaliper digital sangatlah mudah. Bahkan kaiper digital lebih akurat daripada kaliper standar yang Anda biasa gunakan. Interpolasi jarak di kaliper digital / pengukuran, dibaca dari layar LCD. Namun, ini harus dibaca dengan melihat dengan hati-hati pada skala imperial atau metrik dan ada kebutuhannya.

Berikut ini Lima Langkah Cara Memakai Alat Ukur yang bisa kalian pelajari sebelum menggunakan alat ini, yaitu :

  • Pertama ialah pastikan pengunci alat ukur thumbwheel  kaliper dalam keadaan terbuka

  • Kedua lakukan pengecekan apakah rahang tetap kaliper dan rahang geser skala vernier saat bertemu menunjukkan angka nol.

  • Lalu yang ketiga ialah buka rahang alat ukur kaliper dengan cara menggerakkan ke arah kiri hingga benda yang akan diukur dapat masuk ke dalam rahang ukur bagian atas atau bawah.

  • Keempat ialah letakkan benda yang akan diukur diantara poros tetap dan poros geser lalu tutup kembali rahang sampai tepat menjepit benda yang akan diukur.

  • Kelima ialah geser rahang kaliper tidak bisa bergerak lagi setelah itu ukur atau hitunglah nilai panjang, tebal, lebar ataupun diameter suatu benda yang diukur tersebut.

  • Beebrapa tipe kaliper juga memilki fitur depth gauge pada bagian bawah dari skala vernier. Batang depth gauge.

KESIMPULAN

Di Indonesia ada banyak nama untuk menyebutkan kaliper. Namun pada intinya Kaliper merupakan alat ukur handtools universal karena keserbagunaannya. Kebanyakan kaliper 12 ”/ 300mm dan di bawahnya dapat melakukan pengukuran OD, ID dan langkah dan biasanya memiliki batang kedalaman untuk mengukur ceruk yang dalam. Sigmat, jangka sorong, mistar atau Kaliper Ini digunakan dalam banyak bidang seperti teknik mesin, pengerjaan logam, kehutanan, pengerjaan kayu, sains dan kedokteran.

Jika Anda berminat untuk membeli perlengkapan machine tooling, cutting tool maupun quality tester silahkan hubungi kami melalui chat online yang ada di pojok kanan bawah website ini atau melalui email : [email protected] Semoga menambah bahan referensi anda! Wassalam!


Sumber:
Tim Kreatif Metalextra.com, Tulisan ini merupakan opini Pribadi di media milik sendiri.

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
  • Attributes
  • Custom attributes
  • Custom fields
  • Description
Compare
error: Alert: Content is protected!
%d blogger menyukai ini:
Perhatian: Epidemi Wuhan COVID-19 di RRC telah menyebabkan beberapa produk kami harus indent panjang. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Terimakasih!