fbpx

Mata bor Friction drill itu apa?

Pengerjaan dan pembuatan lubang pada material pelat bisa dilakukan untuk membuat ikatan sambung dengan paku keling rivet ataupun dengan sekrup fastener. Dalam pembuatan lubang fastener atau lubang sekrup, mata bor tentu membutuhkan dudukan yang kuat agar awet mengikat. Oleh karena itu Friction drill diperlukan dalam operasi pembuatan lubang untuk komponen fastener seperti lubang sekrup dan baut. Lubang yang dibor akan membentuk gumpalan material pada diameter kelilingnya sehingga bisa digunakan untuk merapat kunci material kerja maupun juga untuk proses lainnya. Dalam artikel kali ini kita akan bahas secara ringkas tentang mata bor Friction drill atau mata bor flow drill yang sering digunakan pada industri yang mengerjakan pelat logam. 

FRICTION DRILL ITU MATA BOR APA? 

Pengeboran gesekan atau friction drill merupakan metode pembuatan lubang pada logam di mana material didorong keluar dengan bantuan panas dari gesekan. Proses ini juga disebut pengeboran termal, pengeboran aliran, pengeboran bentuk, atau pengeboran aduk gesekan.

Pengeboran gesekan friction drill menggunakan mata bor kerucut yang terbuat dari bahan yang sangat tahan panas seperti semen karbida. Perangkat ini ditekan terhadap bahan target dengan kecepatan rotasi tinggi dan tekanan tinggi. Dengan begitu, ada produksi panas lokal yang tinggi yang melunakkan objek, menjadikannya plastik. Alat tersebut kemudian “tenggelam” melalui benda tersebut, membuat lubang di dalamnya. Pelumas membantu mencegah bahan kerja menempel pada mata bor. Berbeda dengan pengeboran, material yang dialirkan tidak hilang melainkan membentuk selongsong di sekitar lubang. Panjang selongsong itu hingga 3 kali ketebalan bahan aslinya. Kehadiran bibir logam ini di sekitar tepi lubang membuat koneksi lebih kuat.

Bentuk fisik pisau Friction drill atau mata bor flow drill. Bor jenis ini membutuhkan mesin bor berkecepatan tinggi dan hanya bisa digunakan pada material pelat maupun lembaran logam.

Beberapa opsi tersedia dengan teknologi ini. Bit mata bor flow drill mungkin termasuk alat pemotong yang menghilangkan “kerah” khas dari bahan yang diplastifikasi yang mengalir ke atas, sehingga hasilnya adalah permukaan atas yang rata. Lubang starter yang dibor dapat digunakan untuk mengurangi gaya aksial yang diperlukan dan untuk memberikan hasil akhir yang halus di tepi bawah bushing. Ulir sekrup internal dapat dipotong dengan keran atau digulung dengan cetakan.

FRICTION DRILL KEUNGGULANNYA APA?

  • Proses kerja pengeboran sangat cepat (2 hingga 6 detik)
  • Proses bor yang bersuhu tinggi membentuk kembali semua material sehingga tidak ada material yang hilang. Kelebihan bahan membentuk selongsong yang kira-kira 3 kali lebih panjang dari ketebalan asli bahan target, yang memungkinkan untuk membuat sambungan baut yang sangat kuat dalam bahan tipis.
  • Tidak menghasilkan serpihan material ampas karena metode Ini adalah proses yang bersih karena tidak ada serasah (partikel) yang dihasilkan.
  • Tidak diperlukan akses ke bagian belakang benda kerja, seperti pada mur paku keling.
  • Bekerja di hampir semua jenis logam pelat maupun lembaran.

FRICTION DRILL KELEMAHAN APA?

  • Pengeboran gesekan tidak mungkin dilakukan pada material masif karena logam yang dipindahkan harus dapat mengalir ke suatu tempat.
  • Ketebalan material maksimum biasanya setengah dari diameter LUBANG dengan produsen bit memberikan panduan khusus.
  • Bahan target harus mampu menahan panas tambahan.
  • Bahan yang telah dicat, dilapisi plastik, digalvanis, atau diberi perlakuan panas seringkali tidak cocok untuk proses ini.
  • Memerlukan kapasitas motor dan kecepatan putar yang lebih tinggi daripada bor konvensional..

MATA PISAU BOR FRICTION DRILL & TWIST DRILL BEDANYA APA? PISAU bor Friction drill umumnya terbuat dari logam keras Carbide. Sedangkan Mata Bor YG-1 Twist Drill, Morse Taper D1205 ini terbuat dari material HSS High Speed Steel murni dengan perlakuan permukaan Steam Tempered (Black Oxide Finish). Mata Bor dengan tipe gagang Morse Taper Shank ini cocok untuk pengeboran logam ferro dan non-ferro produksi tinggi pada beragam mesin bubut maupun mesin boring dan drill press dengan collete yang menerima Morse Taper.

Mata bor dalam perkembangannya juga berubah prinsip kerja demi menghasilkan fungsi dan kegunaan pada material yang berbeda pula. Misalnya mata bor yang digunakan untuk melubangi material keras dan solid seperti logam balok billet material baja SKS, tentu memiliki karakter guna yang sangat berbeda daripada melubangi material pelat stainless Steel yang digunakan pada lambung kapal maupun pelat rangka konstruksi yang lebih tipis. 

Mata bor tipe flow drill ini merupakan kategori mata bor khusus. Mata bor tipe flow drill ini menggunakan mesin kecepatan tinggi untuk melubangi material tipis berupa pelat dan membuat cekungan conical kerucut untuk pemasangan lubang sekrup fastener di material logam maupun plastik.

Pembuatan lubang atau pengeboran merupakan pengerjaan material yang paling umum dari semua proses pemesinan — hampir 75% logam yang dilepas oleh pemesinan dibor, biasanya menggunakan bor tipe Twist Drill atau Bor dengan pisau ulir yang tajam. Bor mampu mengeluarkan material dengan menggerusnya menjadi serpihan chip dalam proses yang cepat, sederhana, dan ekonomis.

Mata bor secara fungsional sebetulnya tidak terlalu banyak berubah selama 160 tahun terakhir, banyak desain bor twist yang sangat baik telah dikembangkan dengan secara sistematis bereksperimen dengan berbagai bentuk dan bahan, mengamati kinerjanya, dan memilih desain yang paling efektif. Desain mata bor paling sukses menunjukkan perubahan desain besar karena mereka ditingkatkan dari waktu ke waktu. 

KESIMPULAN

Jika Anda berminat untuk membeli alat kerja perbengkelan profesional ataupun beragam alat ukur dimensi metric lainnya silahkan hubungi kami melalui chat online yang ada di pojok kanan bawah website ini atau melalui email : [email protected] Semoga bermanfaat. Wassalam!


Sumber: Tim Kreatif Metalextra.com, Tulisan ini merupakan opini Pribadi di media milik sendiri.

Originally posted on Juni 17, 2020 @ 7:09 am

error: Alert: Content is protected!
%d blogger menyukai ini: