Coolant mesin frais cara pakainya agar aman bagaimana?

Saat operasional mesin gergaji, grinding, bor, frais maupun bubut, cairan coolant diperlukan agar hasil potong memiliki kualitas permukaan yang bagus. Material logam seperti besi karbon saat dipotong dengan kecepatan tinggi memang mudah terlempar, namun material lunak seperti Aluminium maupun logam besi alloy bisa sangat lengket dan akan cenderung menempel ke pisau bubut atau pisau frais. Pendingin coolant akan membuat benda menjadi licin sehingga serpihan material yang dipotong tidak menempel dan bisa terbuang. Dalam artikel ini kita akan membahas cara penggunaan cairan coolant pendingin untuk aplikasi bubut dan milling dengan aman.

COOLANT UNTUK BUBUT & FRAIS

Pendingin digunakan selama proses pemesinan tidak hanya untuk memberikan pendinginan tetapi juga pelumasan. Misalnya, mesin frais penggilingan CNC 3 sumbu akan memberikan data terperinci tidak hanya tentang jenis cairan pendingin yang dibutuhkan, tetapi juga tingkat konsentrasi cairan pendingin. Perhatikan proporsi yang mereka nyatakan dan hanya gunakan air deionisasi saat mencampur larutan pendingin, karena air deionisasi umumnya tidak korosif pada logam seperti aluminium dan baja.

Coolant untuk frais maupun bubut membantu kinerja pemotongan sekaligus membantu membersihkan serpihan dan partikel, dapat membantu memberikan ketahanan korosi pada material dan pada akhirnya memperpanjang masa pakai alat pemotong dan suku cadang habis pakai lainnya. Namun, bekerja aman dengan cairan pendingin mungkin tidak berada di urutan teratas ketika kita memikirkan kesehatan dan keselamatan dalam lingkungan kerja. Padahal di sebagian besar industri metalworking, coolant pendingin dan cairan oli pengerjaan logam lainnya akan memainkan peran penting dalam menjaga mesin berjalan dengan aman.

Cairan collant, perangkat sirkulasi dan pembuangannya memang diperlukan unutk semua jenis pemotongan industri. Meskipun biaya ini tidak sebanding dengan biaya peralatan mesin CNC yang menganggur, ada baiknya untuk memaksimalkan masa pakai cairan pendingin bila memungkinkan. Toko dengan beberapa lusin peralatan mesin mungkin mempertimbangkan sistem cairan pemotongan terpusat. Sebagai gantinya, pusat daur ulang cairan pendingin mungkin merupakan pilihan terbaik, dan gunakan pompa dan filter dengan debit yang sesuai untuk membawa cairan pemotongan lama kembali ke reservoir untuk diproses.

COOLANT JUGA BERESIKO KESEHATAN OPERATOR

Cara kerja kurang jelas di mana cairan pendingin dapat bersentuhan dengan karyawan dan operator. Penghirupan adalah bentuk lain dari risiko paparan yang harus diwaspadai dengan hati-hati. Proses pemesinan dapat melibatkan energi dan panas tingkat tinggi, dengan mudah mengubah cairan pendingin menjadi uap dan kabut yang mungkin terhirup.

Kontak dengan cairan pendingin merupakan risiko sehari-hari yang dapat terjadi dalam beberapa cara. Yang paling jelas adalah dengan sentuhan saat menangani benda kerja, mengganti alat atau menguras cairan itu sendiri. Pendingin juga dapat dengan mudah terciprat ke operator selama proses pemesinan, membuat pemeliharaan selungkup dan penggunaan alat pelindung diri seperti pelindung wajah, baju terusan, dan pelindung tangan sangat penting untuk menjaga kontak kulit seminimal mungkin. Luka terbuka dan kulit rusak dapat menimbulkan risiko, serta kebersihan tangan yang buruk atau makan, minum, dan merokok saat bekerja.

KENAPA COOLANT PERLU DICEK BERKALA?

Cairan pendingin memang secara fungsional perlu dicampur. Konsentrat coolant yang sudah dipadukan kemudian digunakan dalam proses penggilingan untuk mengurangi gesekan antara pahat dan penghilangan serpihan material. Seperti cutting tool yang sifatnya consumable, perawatan juga harus dilakukan untuk memastikan cairan pengerjaan logam melakukan fungsi vital yang diperlukan untuk memastikan pekerjaan dilakukan secara optimal dan aman.

Bekerja dengan cairan pendingin secara benar dapat mengurangi risiko berkembangnya berbagai masalah kesehatan. Yang paling umum adalah iritasi kulit dan infeksi bakteri seperti dermatitis. Kondisi pernapasan seperti bronkitis dan asma juga merupakan peningkatan risiko bagi mereka yang menghirup uap dan kabut.

Tangki pendingin mesin digunakan untuk sistem pendingin mesin CNC. Baja karbon, tembaga, aluminium, kuningan, besi, dan perunggu, Baja canai dingin (SPCC), Baja canai panas (SHCC), Baja lapis paduan Al-Zn (SECC, SGCC).

CARA PENGGUNAAN CAIRAN COOLANT YANG AMAN

Mengingat pentingnya penggunaan cairan pendingin dibengkel dan risiko terhadap kesehatan saat bekerja, berikut ini merupakan hal yang anda perlu perhatikan;

  1. Selalu berhati-hati untuk meminimalkan risiko yang terkait dengan paparan, sangat penting untuk memastikan bahwa pendingin itu sendiri dirawat dan diberi perhatian yang sama seperti yang kita berikan kepada diri kita sendiri dan mesin yang kita andalkan.

  2. Pastikan peralatan yang sudah Anda miliki ada di tempatnya selama pengoperasian. Penyimpanan harus dilakukan dengan benar dan jangan mencampur cairan coolant dengan air bila tidak digunakan.

  3. Pelindung percikan, selungkup, dan ventilasi yang tersedia semuanya harus digunakan dan peralatan yang rusak atau sudah aus juga harus segera dicatat dan diganti.

  4. Gunakan alat pelindung diri seperti googles kacamata safety dan sarung tangan karet saat ingin mencampur cairan coolant maupun saat ingin menguras dan membersihkan filter pompa sirkulasi.

  5. Pastikan lingkungan lantai kerja selalu kering, anda bisa gunakan palet kayu ataupun ambal karpet karet sebagai injakan disekeliling mesin bubut.

  6. Ikuti praktik kerja yang baik dan kendalikan laju pengiriman cairan pendingin dengan hati-hati, sekali lagi laporkan masalah apa pun seperti kontaminan.

  7. Yang terpenting, lakukan pemeriksaan rutin dan berkala terhadap kondisi cairan pendingin Anda dengan uji celup untuk memantau bakteri dan kadar PH. Anda bisa menggunakan alat ukur Refractometer untuk mengecek kekentalan coolant dan PH meter untuk mengecek kebersihan air coolant bekas. Rutinitas ini sangat penting selama bulan-bulan musim panas maupun musim hujan yang lebih lembab.

  8. Perawatan mesin merupakan pencegahan dan pemantauan agar tenaga kerja Anda lebih aman dan mesin Anda dalam kondisi kerja yang prima. Oleh karena itu, secara periodik perlu dibuat catatan data setelah setiap tes. Pencatatan ini dapat menjadi bagian penting dari uji tuntas organisasi Anda dan mencegah klaim yang mahal dan merusak untuk penyakit atau cedera. Rutinitas ini juga memberi Anda tanda peringatan dini yang penting tentang masalah.

KESIMPULAN

Sebagian besar masinis atau teknisi akan setuju bahwa cairan pemotongan berkualitas tinggi yang dicampur dengan benar memang berbau cukup menyenangkan. Namun jika tidak dirawat atau dibersihkan, lama kelamaan cairan cutting atau coolant bisa menimbulkan bau busuk. Bau busuk ini bisa terjadi karena pengaruh bakteri maupun karena sirkulasi coolant dan media penampungnya yang tak bagus. 

Jika Anda butuh bantuan dan saran tentang masalah mesin dan cairan pendingin, silahkan hubungi kami melalui melalui email : [email protected]

Semoga bermanfaat. Wassalam!


Sumber: Tim Kreatif Metalextra.com, Tulisan ini merupakan opini Pribadi di media milik sendiri.

error: Alert: Content is protected!
%d blogger menyukai ini: