Kawan Lama Sejahtera Group menggurita di Indonesia dengan nilai Rp.15 Triliun lebih

Sejarah Kawan Lama dimulai pada tahun 1955 ketika almarhum Pak Wong Jin mendirikan toko perkakas sederhana berukuran 2×3 meter di Kawasan Glodok, Jakarta. Terus berkembang mulai periode 1970-an, bisnis keluarga ini menerapkan pendekatan yang lebih personal kepada para pelanggannya. Tidak hanya menunggu pelanggan datang tetapi langsung mendatangi mereka. Hubungan langsung dengan para principal di berbagai negara terus dibangun.

Melalui Kawan lama Sejahtera ini, anak pertama almarhum Pak Wong Jin, yaitu Pak Kuncoro Wibowo berhasil melanjutkan usaha dengan meraup total kekayaan 1.6 miliar US$ dinobatkan sebagai orang terkaya no. 20 oleh Majalah Forbes Indonesia tahun 2014.

BADAN HUKUM FORMAL

Kisah sukses Kawan Lama Group tersebut sebenarnya dimulai secara resmi di Tahun 1980. Pada generasi kedua, keluarga Pak Wong Jin mulai memformalkan usahanya dengan nama “PT Kawan Lama Sejahtera”. Setelah sebelumnya lebih dari 20 tahun berdagang, toko Kawan Lama pun akhirnya memiliki badan hukum yang memungkinkan ekspansi usaha dan pengakuan hukum di market Indonesia.

Tahun 1982-1990 merupakan era ekspansi Kawanlama besar-besaran. Kawanlama dengan agresif mengembangkan jaringan distribusi ke berbagai wilayah di Indonesia. Beberapa anak perusahaan Kawanlama pun didirikan dengan spesialisasi memasok dan melayani kebutuhan-kebutuhan pasar yang sifatnya khusus. Toko pun pindah ke pusat pertokoan empat lantai di Glodok Jaya yang nyaman, dengan konsep one stop shopping.

Tahun 1995-1996, Kawan Lama menancapkan kukunya dengan semakin banyaknya produk yang dipasarkan. Business dan Marketing Campaign pun dilancarkan agar lebih fokus melayani dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Akhirnya, diluncurkan kebijakan membangun “Grup Kawan Lama”. Sejumlah anak perusahaan Kawan Lama yang didirikan antara lain “PT Ace Hardware Indonesia”, “PT Informa Furnishings” (dahulu “Index Furnishings”), “Indokompresigma”, “Global Tools Indonesia”, “Kawan Lama Multiweldindo”, “Millerweldindo”, “Toys Kingdom”, “Chatime”, dan “Kawan Lama Internusa”. Dalam periode ini Kawan Lama meraih Sertifikat ISO 9002.

Tapi seperti yang diketahui oleh banyak orang, sertifikasi tidak pernah menjamin kesuksesan apapun, sertifikasi tersebut hanyalah formalitas yang bisa dibeli siapapun dengan uang. Kunci sukses dari Kawan Lama Group adalah kebijakan top management yang baik dalam merekrut sumber daya manusia. Sumber daya manusia tersebut menjadi roda dan mesin uang dari Kawan Lama, sekaligus menjual barang dengan harga setinggi mungkin dilokasi toko yang strategis.

Tahun 1996, kantor pusat kawanlama pun pindah ke gedung baru berlantai 9 di kawasan Meruya-Kembangan, Jakarta Barat. Perpindahan ke kantor kawanlama dengan total luas sekitar showroom 2.000 m2 ini bukannya tanpa alasan. Kemajuan bisnis Kawan Lama membutuhkan fasilitas kantor yang benar-benar bisa menjadi tempat yang bagus untuk melayani pelanggan dan mitra bisnis dengan baik dan memuaskan. Letaknya kantor kawanlama juga sangat strategis bagi pengembangan bisnis juga tidak lepas dari pertimbangan utama untuk memilih tempat di kawasan Puri-Kembangan ini.

Tak sedikit dari kita pastinya yang pernah, atau mungkin sering mengunjungi Ace Hardware. Gerai yang menyediakan berbagai macam perkakas pertukangan, ember, tungku masak, kunci dan gembok hingga perangkat rumah tangga, furniture, dan juga pertamanan ini merupakan bagian dari Grup Kawan Lama (GKL), atau yang dikenal dengan nama legal PT Kawan Lama Sejahtera. Grup Kawan Lama sukses menggapai market yang besar dan mendekati segala divisi keperluan usaha, dari kebutuhan HORECA hingga kebutuhan pertukangan dan teknikal.

Dibantu oleh lima saudaranya, anak pertama almarhum Pak Wong Jin, yaitu Pak Kuncoro Wibowo, mulai berekspansi dengan mendirikan PT. Ace Hardware Indonesia, Tbk pada tahun 1995. PT. Ace Hardware Indonesia, Tbk. adalah pemegang lisensi tunggal ACE Hardware, sebuah perusahaan retail perabot rumah tangga dan perkakas dari Amerika Serikat. Di Indonesia perusahaan ini menjual berbagai produk perkakas rumah tangga dan industri, perkakas kantor, mainan, furnitur, dan barang-barang lainnya. Ace Hardware Indonesia, pertama kali membuka tokonya di Supermal Karawaci, Tangerang, pada tahun 1995.

Tahun 1997, dengan pesatnya perkembangan perusahaan dan kebutuhan pasar domestik Indonesia, PT Kawan Lama Sejahtera juga akhirnya melengkapi sistem katalog produknya yang sangat luas dengan sistem stok dan listing barang yang terkomputerisasi. Sistem stok terkomputer ini sangat memudahkan visualisasi produk ke calon pembeli dan memungkinkan simulasi dan testing produk bagi calon pembeli yang ingin menjajal produknya kawanlama yang kian meluas, dari tong sampah hingga pernak pernik rumah tangga.

KRISBOW & PRIVATE BRAND LABEL

Group Kawan Lama atau biasa disebut media dengan singkatan GKL memang dikenal dengan merek-merek lokal berkualitas internasional. Salah satu yang paling populer adalah ‘Krisbow’. Tak sedikit orang indonesia, terutama orang awam yang mengira bahwa mereka perkakas pertukangan dan industri alat berat ini berasal dari luar negeri. Pasalnya, selain karena nama merek dagangnya yang kebarat-baratan, kualitas produk-produk besutan Krisbow juga patut diacungi jempol karena harganya jauh lebih murah bila disandingkan ditokonya dengan brand-brand luar luar negeri seperi Makita (Jepang), atau bahkan Bosch (Jerman).

Memasuki 1997-1998, ketika Indonesia didera krisis ekonomi dan politik, Kawan Lama justru berhasil menciptakan brand sendiri, Krisbow, yakni produk perkakas teknik, industri, permesinan, kebutuhan rumah tangga, dan hobi. Produk Krisbow memiliki keunggulan tersendiri, harganya terjangkau dengan kualitas yang tetap terjaga. Kelahiran merek Krisbow dipicu idealisme melahirkan produk alternatif sebagai solusi saat krisis moneter tersebut. Nama ‘Krisbow’ sendiri berasal dari nama salah satu pemilik, Pak Krisnadi Wibowo.

Ekspansi bisnis Grup Kawan Lama berlanjut, pada tahun 2011, melalui PT Retail Estate Solution, mereka membangun Living World, Alam Sutera dengan luas ACE Hardware: 15.000 m2. Living World, Alam Sutera ini mendapat tiga rekor MURI yaitu sebagai Pusat Perlengkapan Rumah Tangga dan Gaya Hidup Modern Terbesar di Indonesia, seluas 15.000 m2 dengan 75.000 jenis barang; Informa Furnishings sebagai Pusat Furniture dan Aksesoris Pelengkap Hunian dan Bisnis Terbesar di Indonesia, seluas 25.000 m2 dengan 25.000 jenis barang; dan Toys Kingdom sebagai Toko Mainan Terbesar di Indonesia, seluas 3.000 m2 dengan 15.000 jenis barang. Selain itu, ACE Hardware Living World dianugerahi juga sebagai store ACE Hardware terbesar di dunia.

Menyadari pasar yang lebih kompetitif dan tantangan era global, pada tahun 2004 kawan lama menetapkan visi baru: perusahaan kelas dunia (world class company). Dinamika ini diikuti oleh peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan. Hal ini dipenuhi dengan pembaruan ISO 9002 menjadi ISO 9001:2000, lalu pembaruan dari 9001:2000 menjadi 9001:2008.

GO PUBLIC DENGAN PENERBITAN SAHAM

Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) pada awalnya bernama PT Kawan Lama Home Center tanggal 3 Februari 1995. Sebenarnya, ACES mulai beroperasi secara komersial sejak tanggal 22 Desember 1995. Pada tanggal 28 Oktober 1997, nama Perusahaan diubah menjadi PT Ace Indoritel Perkakas, dan kemudian tanggal 28 Agustus 2001 nama Perusahaan selanjutnya diselaraskan menjadi PT Ace Hardware Indonesia. 

Pada tanggal 30 Oktober 2007, ACES memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) ACES kepada masyarakat sebanyak 515.000.000 dengan nilai nominal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp820,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 06 Nopember 2007.

Saat ini pemegang saham terbesar dari PT Ace Hardware Indonesia Tbk adalah PT Kawan Lama Sejahtera (59,97%). PT Kawan Lama Sejahtera juga berafiliasi dengan PT Kawan Lama Internusa yang menawarkan produk elektronik rumah tangga dan consumer goods kelontongan lainnya.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan ACES meliputi usaha perdagangan umum termasuk kegiatan ekspor impor serta menjalankan usaha sebagai agen dan distributor. Kegiatan usaha utama ACES adalah penjualan eceran (ritel) barang-barang untuk kebutuhan rumah tangga dan lifestyle. Selain itu, ACES memiliki anak usaha dengan kepemilikan 59,9988%, yaitu PT Toys Game Indonesia yang bergerak dibidang industri dan perdagangan.

ERA E-COMMERCE MODERN

Tahun 2011, dengan berkembangnya teknologi informasi dan bisnis online di Indonesia, PT. Kawan Lama Sejahtera meluncurkan bisnis unit barunya yaitu Kawan Lama Online. Situs ini bertujuan untuk mengakomodir kebutuhan pasar yang luas di Indonesia dengan mengusung kemudahan transaksi, kelengkapan produk dan layanan yang prima menjadikan situs ini berkembang cepat. Saat itu sistem socking dan listing porduknya sangatlah canggih sekali dan terhubung dengan sistem pergudangan yang terpusat.

Namun grup Kawan lama memang tidak pernah puas. Kawan Lama Group pun berinvestasi kembali dengan membentuk beragam website ecommerce ditahun 2016 yang kesemuanya menjual barang yang sama dengan induk usahanya. Berbeda dengan Kawanlama.com dan Krisbow.com, KlikMRO.com menyasar segmen procurement dan engineer, dan barang yang dijual pun merupakan barang maintanance, repair dan operation untuk kebutuhan operasional. Kebanyakan pengguna adalah perusahaan manufaktur di Cikarang. Sementara Kawanlama.com menjual barang industrial jadi dengan target pengguna perusahaan di kawasan Cikampek dan Karawang.


Leave a Reply