Manfaat berwirausaha bagi diri sendiri

Hidup di Indonesia sangatlah beruntung bagi calon wirausahawan, mengapa? karena hanya di Indonesia kita tidak membutuhkan biaya pendaftaran badan hukum saat akan memulai usaha kecil seperti menjual dan mengepul kue gorengan rumahan untuk dijual dan dipasarkan. Dalam artikel ini kita akan paparkan manfaat berwirausaha bagi diri sendiri.

WIRAUSAHA DISEKELILING KITA

Semangat kewirausahaan ini bisa kita lihat sendiri saat kita memulai dengan aktivitas pagi hari mencari pedagang sarapan bubur atau kue-kue makanan ringan yang dijual UMKM dekat komplek kantor maupun tepi jalan. Kita setiap hari bertemu dan bertransaksi membeli kebutuhan pokok di warung dekat rumah, sampai mengantarkan anak bersekolah di TK terdekat yang juga adalah wirausaha UMKM.

Memulai bisnis baru dan membuat diri sendiri untuk bekerja tekun memang membutuhkan semangat dan upaya besar yang juga diiringi dengan imbalan yang besar pula. Kementerian Koperasi dan UKM RI juga melaporkan bahwa secara jumlah unit, UMKM memiliki pangsa sekitar 99,99% (62.9 juta unit) dari total keseluruhan pelaku usaha di Indonesia (2017), sementara usaha besar hanya sebanyak 0,01% atau sekitar 5400 unit. Akan tetapi jika dibandingkan dengan Amerika Serikat yang merupakan negeri dengan populasi orang kaya terbanyak sedunia, negara Indonesia masihlah tergolong rendah semangat wirausahanya.

MANFAAT MEMULAI USAHA SENDIRI BAGI ORANG LAIN

Dari namanya UMKM memang memiliki kepanjangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), namun jangan salah, jika ditekuni sekecil apapun usahanya tentu akan memiliki kontribusi yang sangat besar dan krusial bagi perekonomian kita secara makro dan mengurangi pengangguran disekeliling kita. Berkurangnya pengangguran tentu mengurangi tingkat kriminalitas juga. Hal ini sudah kita alami dengan fenomena taksi dan ojek online yang mulai marak sejak 2010 silam.

Di Indonesia sendiri berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) melansir sebanyak 3,79 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sudah memanfaatkan platform online dalam memasarkan produknya. Jumlah ini berkisar 8 persen dari total pelaku UMKM yang ada di Indonesia, yakni 59,2 juta. Bayangkan jika anda memiliki pangsa pasar dari populasi market negara kita yang besar itu?. Sudah bisa dipastikan pendapatan anda bisa bertumbuh melampaui naiknya tingkat gaji upah minimum yang diatur oleh pemerintah dan perwakilan pengusaha.

Penggunaan masker yang diwajibkan menjadi peluang usaha bagi banyak orang. Namun seiring dengan ramainya produsen dan penghasil masker, keuntungan pun semakin berkurang. Anda perlu mencari faktor pembeda yang membuat dagangan usaha anda lebih menarik untuk dibeli orang.

SYARAT MEMULAI USAHA SENDIRI

Memang di indonesia ada istilah “bosan jadi karyawan”. Istilah ini memanglah tepat, karena tentu dibutuhkan keahlian dan pengalaman sejenis dalam memulai usaha. Pemerintah Indonesia juga memang banyak memberikan bantuan kepada pengusaha yang mencari pinjaman bisnis melalui program pinjaman Administrasi Bisnis Kecil. Program Pinjaman Mikro memberikan jaminan pinjaman kepada pemberi pinjaman komersial yang bersedia mengambil risiko pinjaman kepada pemilik usaha kecil. Namun, permodalan yang pertama dan mendasar bukanlah perbankan ataupun pemerintah, akan tetapi dari modal keahlian dan minat serta tabungan pribadi, keluarga, saudara dan teman terdekat kita.

Tentu saja dalam berwirausaha ada resiko, pakem aturan dari pemerintah maupun masyarakat sekeliling yang perlu kita pahami. Pakem atau aturan ini bisa berupa standar etika misalnya bahan masak yang bersih untuk usaha makanan atau melabelkan komposisi bahan makanan dengan jujur. Sebagai seorang boss, anda wajib memandang aturan ini sebagai konsep yang jeals dan tertulis, Jangan khawatir, segala peraturan yang ada didunia ini memang bertujuan untuk melindungi anda dan orang lain agar tidak berujung pada kekacauan. Jangankan dimasyarkat kota atau desa, dikuburan pun ada aturan yang wajib dipatuhi setiap penghuninya.

Jika kita ibaratkan wirausaha dengan perbandingan memiliki kendaraan pribadi, mungkin akan menjadi kelihatan manfaatnya memulai usaha sendiri. Walau bagaimanapun, menggunakan kendaraan fasilitas umum (menjadi karyawan pekerja sipil/orang lain) harus mengikuti perintah kerja dan ruang kerja yang terbatas namun ada tingkat jaminan yang langsung bisa langsung dinikmati. Sedangkan memiliki kendaraan sendiri maka membutuhkan modal sendiri, baik modal keahlian menyetir dan uang agar tujuan dan arah kita menjadi luas. Tak perlu melihat jadwal keberangkatan dan berdesakan dengan orang lain. Semuanya kita sendiri yang berdisiplin dan tentukan.

MANFAAT MEMULAI USAHA SENDIRI BAGI DIRI SENDIRI

Perlu diingat, ganjaran menjadi bos Anda sendiri harus sebanding dengan risikonya. Lalu apa hubungan pemaparan data diatas dengan manfaatnya? berikut point dari kami;

  1. Kepuasan batin dalam kerja
    Ide pemikiranmu saat menjadi karyawan tentu tidak mudah untuk menembus persetujuan bossmu. Seringkali ide yang cemerlang dan peluang yang bagus menjadi kandas dan tak terlaksana yang berujung pada rasa kecewa dan tekanan batin. Meskipun ada tantangan khusus yang dihadapi pengusaha, seperti pembiayaan bisnis, biaya asuransi kesehatan dan ketidakamanan keuangan, pekerja mandiri jauh lebih puas daripada karyawan. Menurut jajak pendapat Gallup 2004, 89 persen pemilik usaha kecil mengatakan mereka puas menjadi bos mereka sendiri, sementara 39 persen mengatakan mereka sangat puas dan 16 persen sangat puas. Hanya 10 persen mengatakan mereka tidak puas menjadi bos mereka sendiri.

  2. Penghasilan karena menggaji diri sendiri yang lebih tinggi
    Meskipun sepertiga dari semua bisnis gagal dalam dua tahun pertama, menurut Administrasi Bisnis Kecil di Amerika serikat, pemilik bisnis yang masih dalam bisnis secara finansial lebih baik daripada karyawan. Menurut survei Gallup tahun 2004, hanya 52 persen pemilik usaha kecil mengatakan bahwa mereka menghasilkan lebih banyak per jam daripada jika mereka dipekerjakan oleh perusahaan dalam industri mereka. Namun, 70 persen mengatakan mereka melakukan lebih baik secara finansial sebagai bos mereka sendiri daripada bekerja untuk orang lain.

  3. Aktualisasi diri karena pengelolaan waktu lebih besar
    Sebagai manusia tentu kita dibatasi oleh waktu dan umur. Menjadi bos Anda sendiri atau tidak memiliki bos mungkin merupakan keuntungan terbesar dari memiliki bisnis Anda sendiri. Ini memberi Anda lebih banyak kontrol atas hidup Anda. Keuntungan yang Anda hasilkan dari pekerjaan bermanfaat bagi Anda, bukan orang lain. Anda tidak perlu meminta cuti, Anda bisa menjemput anak dan keluarga kapan saja, memutuskan kapan harus berlibur, berapa jam untuk bekerja dan Anda dapat memilih untuk melakukan pekerjaan yang Anda sukai dan merasa puas. Menjadi bos sendiri juga menyenangkan; walaupun memiliki tantangan khusus, tidak ada hari yang sama dan Anda memiliki lebih banyak fleksibilitas dan Anda tidak akan pernah berhenti belajar.

  4. Permodalan Keahlian yang semakin pintar berkembang seiring zaman
    Kebanyakan orang tidak perlu diingatkan tentang imbalan bekerja untuk diri sendiri. Masalahnya adalah
    bagaimana cara mencari uang untuk mewujudkan impian memiliki perusahaan sendiri menjadi kenyataan?. Sebagai orang Indonesia tentu pemandangan dan aktivitas kita sehari-hari tak lepas dari berbagai layanan dan barang hasil kreasi pelaku UMKM. Adapun di era digital saat ini, setiap orang yang memiliki smartphone bisa saja memiliki toko serta hanya memasarkan produknya secara online tanpa perlu perizinan usaha. Pelaku usaha dengan karakteristik tersebut dapat ditemukan disekitar kita baik itu saudara, tetangga, teman atau kita sendiri. Walaupun kita bertumbuh menjadi semakin tua, karena sudah terbiasa mengoperasikan smartphone dan perangkat teknologi, kitapun akan terbiasa untuk mengikuti dan memanfaatkan teknologi bagi perkembangan usaha sendiri.

  5. Bisa diwariskan dan sebagai jalan untuk menolong orang lain.
    Memiliki usaha sendiri tentu melewati lika-liku perjuangan yang menantang. Namun seiring dengan bertumbuhnya usaha dan pengalaman yang didapat, usaha bisa menjadi sumber penghasilan dan lapangan pekerjaan juga bagi orang lain. Usaha yang anda mulai tidak hanya memberi nafkah pada keluarga sendiri namun juga bisa memberi nafkah bagi generasi berikutnya.

  6. Lingkaran sosial yang lebih luas.
    Memiliki usaha tentu membuat kita menjadi pribadi yang sosial dalam bergaul dengan banyak orang. Kita seringkali menemukan pertemanan dan saudara dilingkup sosial yang berisikan orang senasib dan sepenanggungan. Oleh sebab itu jangan ragu untuk ikut paguyuban usaha dan kelompok usaha. Selain untuk mengenal lingkup pesaing, juga bisa menjadi media berkenalan dan berkolaborasi.

KESIMPULAN

Untuk Memastikan Kualitas Terbaik, Metalextra tentunya mencari partner produsen mesin yang memproduksi sendiri 100% poros utama dan semua part di dalam nya. Hal ini dimaksudkan agar kualitas terjamin dan mentoleransi jangkauan rpm standar maupun opsi jangkauan rpm tinggi, dijalankan dengan getaran yang diminimumkan bergantung dari persyaratan aplikasi nya. Jika Anda berminat untuk membeli alat uji inspeksi NDT ataupun beragam alat ukur non-destructive lainnya silahkan hubungi kami melalui chat online yang ada di pojok kanan bawah website ini atau melalui email : [email protected]

Semoga artikel ini bisa bermanfaat. Wassalam!


Sumber: Tim Kreatif Metalextra.com,

Tulisan ini merupakan opini Pribadi di media milik sendiri.

Originally posted on Desember 24, 2019 @ 3:23 pm

error: Alert: Content is protected!
%d blogger menyukai ini: