Nilai komparasi Hardness Tensile Kekerasan material dari Brinnel, Vickers, Leeb Rebound Testing

Saat merancang metode kerja pabrikasi komponen maupun saat memesan dan menyeleksi material baku dari logam, penting bagi kalangan engineer pabrikasi untuk menentukan material yang kekerasannya sesuai standar kualitas yang dibutuhkan. Namun, banyak insinyur desain dan arsitek hanya memiliki pemahaman yang lemah tentang apa sebenarnya material yang sesuai standar kekerasan, atau bagaimana cara mengukurnya agar lebih seragam dan konsisten. Disinilah terletak gap pengetahuan antara orang yang mendesain seperti insinyur dan arsitek dengan orang engineer pabrikasi yang memahami betul material apa yang cocok untuk ditekuk, disambung dan dilas, diolah menjadi bahan baku siap guna. 

Di lain sisi, nilai spesifikasi kekerasan material memang mempengaruhi kualitas tahan suatu material jika nantinya diolah menjadi rangka bangunan, frame kendaraan, maupun berbagai jenis barang manufaktur. Nilai kekerasan material juga sering diuji sebagai referensi untuk mencaritahu nilai ekonomis suatu barang seperti besi bekas atau salvage value, menguji sampel untuk mencaritau usia pemakaian atau umur dari benda tersebut maupun untuk menginvestigasi kesesuaian dan daya tahan suatu material baja terhadap korosi. 

Berbagai metode pengujian kekerasan tersedia, termasuk pengujian Vickers, Brinell, Rockwell, Meyer dan Leeb. Meskipun dalam banyak kasus tidak mungkin untuk memberikan konversi yang tepat, dimungkinkan untuk memberikan perkiraan tabel perbandingan bahan khusus untuk baja.

Kekerasan material diuji dengan cara menekan permukaan suatu material sampai penyok kedalam dengan mata tekan identer yang sudah terkalibrasi. Jadi mata tekan identer tipe ROCKWELL untuk material baja hanya bisa digunakan untuk material tersebut. Jika ingin menggunakan metode penilaian kekerasan dengan material alumunium, maka tentu teknisi wajib menyetel mesin ukur hardness tester tersebut dan mengganti mata tekan indenter dengan mata yang sesuai untuk menguji alumunium. Teknisi juga wajib memahami bahwa tiap satuan ukur tersebut memang diperuntukkan untuk pengujian material yang berbeda.

Ada begitu banyak metode pengujian kekerasan yang umum digunakan untuk berbagai material logam maupun non-logam sehingga mudah untuk bingung. Tujuan artikel ini adalah untuk membantu anda memahaminya. Nilai kekerasan secara metodenya bisa diukur dengan kedalaman penyok, waktu yang dibutuhkan untuk menekan material hingga penyok, maupun bentuk dan diameter titik yang penyok tersebut.

Hardness tester block ini digunakan sebagai referensi perbandingan dalam menyetel dan menkalibrasi mata tekan identer di mesin ukur hardness tester maupun untuk memastikan alat ukur tetap akurat sebelum proses pengujian rutin.

Berikut ini tabel nilai konversi (Conversion Chart Hardness Testing) satuan kekerasan dari Brinnel, Vickers, Rockwell serta skala pantulan benturan rebound seperti satuan Leeb yang bisa menjadi referensi anda. Chart ini merupakan nilai kira-kira yang berlaku untuk material logam lunak seperti alumunium, ferrous baja karbon biasa dan baja non-ferrous paduan rendah maupun besi baja casting tuang. Perhatikan bahwa tabel yang tersedia hanya sampai batas tertentu saja:

Brinell HB
(10 mm Ball, 3000 kg load)
Vickers HV
(1 kg)
Rockwell C HRC
(120 degree cone 150 kg)
Rockwell B HRB
(1/16″ ball 100 kg)
Leeb HLD
800 72 856
780 1220 71 850
760 1210 70 843
745 1114 68 837
725 1060 67 829
712 1021 66 824
682 940 65 812
668 905 64 806
652 867 63 799
626 803 62 787
614 775 61 782
601 746 60 776
590 727 59 770
576 694 57 763
552 649 56 751
545 639 55 748
529 606 54 739
514 587 53 120 731
502 565 52 119 724
495 551 51 119 719
477 534 49 118 709
461 502 48 117 699
451 489 47 117 693
444 474 46 116 688
427 460 45 115 677
415 435 44 115 669
401 423 43 114 660
388 401 42 114 650
375 390 41 113 640
370 385 40 112 635
362 380 39 111 630
351 361 38 111 622
346 352 37 110 617
341 344 37 110 613
331 335 36 109 605
323 320 35 109 599
311 312 34 108 588
301 305 33 107 579
293 291 32 106 572
285 285 31 105 565
276 278 30 105 557
269 272 29 104 550
261 261 28 103 542
258 258 27 102 539
249 250 25 101 530
245 246 24 100 526
240 240 23 99 521
237 235 23 99 518
229 226 22 98 510
224 221 21 97 505
217 217 20 96 497
211 213 19 95 491
206 209 18 94 485
203 201 17 94 482
200 199 16 93 478
196 197 15 92 474
191 190 14 92 468
187 186 13 91 463
185 184 12 91 461
183 183 11 90 459
180 177 10 89 455
175 174 9 88 449
170 171 7 87 443
167 168 6 87 439
165 165 5 86 437
163 162 4 85 434
160 159 3 84 430
156 154 2 83 425
154 152 1 82 423
152 150 82 420
150 149 81 417
147 147 80 413
145 146 79 411
143 144 79 408
141 142 78 405
140 141 77 404
135 135 75 397
130 130 72 390
114 120 67 365
105 110 62 350
95 100 56 331
90 95 52 321
81 85 41 300
76 80 37 287

KESIMPULAN

Demikian tulisan mengenai nilai konversi kekerasan material Brinnel, Vickers, Leeb Rebound Testing ini, semoga menambah wawasan referensi anda dalam memilih berbagai macam material dan alat kerja dengan harga ekonomis dan kualitas yang terjamin. Jika Anda merasa sulit untuk mencari alat kerja industri yang lebih efektif, jangan ragu untuk mencari bantuan dari spesialis yang dapat membantu Anda memilih yang akan memberi Anda manfaat maksimal. Hubungi kami melalui email : [email protected] Semoga bermanfaat. Wassalam!


Sumber:

H.Pollok, „Umwertung der Skalen“ (“Conversion of Scales”), Qualität und Zuverlässigkeit, Ausgabe 4/2008.

Tim Kreatif Metalextra.com, Tulisan ini merupakan opini Pribadi di media milik sendiri.

Originally posted on November 25, 2020 @ 6:15 am

error: Alert: Content is protected!
%d blogger menyukai ini: