PT. Pindad Produksi MAUNG Mobil Militer Mirip Hammer Untuk Public

metalextra.com

Kementerian Pertahanan telah memesan 500 unit kendaraan taktis (rantis) ringan Maung buatan PT Pindad (Persero). 

Setelah membuat Maung untuk kebutuhan militer, ke depannya Pindad juga akan membuat rantis Maung versi sipil.

Nama Maung Dalam Bahasa Jawa berarti  Macan atau Harimau Hutan yang  Kerap Menjadi lambang Korps Militer atau Regu Tentara dan Nama Team Polisi Densus 88

metalextra.com
metalextra.com

 

“Mungkin nanti kita juga akan masuk ke civilian type ya,” buka Direktur Utama Pindad, Abraham Mose, Senin (13/7/2020).

Secara spesifikasi, tentunya ada perbedaan mendasar antara rantis Maung versi militer dan rantis Maung versi sipil. 

Rantis Maung untuk konsumen umum akan dikurangi perangkat besi penguat di dalam kabinnya.

metalextra.com
metalextra.com

“(Di versi sipil-Red) nanti bar-nya akan kita kurangi. Karena kalau yang military type ini rollbar-nya untuk nahan dudukan senjata dan orangnya bisa berdiri. 

(Selain itu-Red) tidak pakai model hardtop tapi yang soft, sehingga bisa dibuka untuk nembak,” jelas Abraham.

Rantis Maung versi sipil akan dijual dalam 3 varian, dengan harga yang berbeda-beda juga.

metalextra.com
metalextra.com

“Yang varian yang digunakan Pak Menhan untuk military type sekitar Rp 600 jutaan. Kalau civilian type bisa di angka Rp 500 jutaan,” katanya lagi.

Anda berminat? Kalau begitu harus bersabar. Menurut Abraham, pemesanan rantis Maung versi sipil ini akan dibuka setelah produksi spek militer selesai.

“Setelah selesai produksi yang military type ini. (Masyarakat bisa pesan rantis Maung versi sipil-Red) di awal tahun depan,” tukasnya.

Sebagai informasi, rantis Maung dibekali mesin turbo diesel 4 silinder, 2.400 cc, 6 speed, dengan sistem penggerak four wheel drive (FWD). 

Mobil perang ini juga dilengkapi spek militer, dengan bracket senjata kaliber 7,62 dan konsol senapan serbu SS2-V4.

Ada juga towing 4 buah, termasuk winch (alat penderek) dengan kemampuan menarik beban hingga 4,5 ton. 

Kendaraan militer ini dilengkapi jeriken BBM kapasitas 2 x 20 liter, dengan lampu blackout, dan sistem GPS.

Source: detik, PT pindad

 

Leave a Reply