Stanley Black & Decker, grup manufaktur alat kerja teknik dari Amerika Serikat

Ada beragam jenis alat bantu kerja yang kita gunakan sehari-hari, baik dalam lingkungan kerja teknis lapangan, lingkup perawatan pabrik, operasional fasilitas umum seperti bandara dan mall dan lain sebagainya. Alat-alat listrik digunakan dalam industri, konstruksi, di kebun, untuk tugas-tugas pekerjaan rumah seperti memasak, membersihkan, dan di sekitar rumah untuk keperluan mengemudi (pengencang), pengeboran, memotong, membentuk, pengamplasan, pengamplasan, penggilingan, perutean, penggilingan, pemolesan, pengecatan, pengecatan , pemanasan dan banyak lagi.

Merek ternama seperti Stanley, DeWalt mungkin sudah akrab dimata kita. Namun Tahukah kamu siapakah pemilik dari merek tersebut dan dimanakah perkakas tersebut dibuat? Ada beragam kategori alat-alat tangan termasuk kunci pas, tang, pemotong, file, alat pemukul, alat pukul atau palu, obeng, catok, klem, snip, gergaji, bor dan pisau bermerek Stanley.

Stanley Black & Decker, Inc. juga menguasai beragam perangkat dan alat kerja serta teknologi manufaktur dan merek dagang peralatan kerja tersebut. Alat luar seperti garpu taman, gunting pemangkasan, dan penggaruk adalah bentuk tambahan alat tangan.

Perusahaan besar sekelas Stanley Black & Decker, memiliki kemampuan dagang dan manufaktur desain diseluruh dunia dari Republik Rakyat Cina hingga Thailand dan Malaysia. Stanley Black & Decker sangat terkenal dalam mengakuisisi perusahaan dan merek ternama perkakas listrik power tool yang diklasifikasikan sebagai stasioner atau portabel, di mana portabel berarti genggam.

Alat-alat listrik portabel memiliki keuntungan yang jelas dalam mobilitas. Namun, alat-alat listrik yang stasioner seringkali memiliki kelebihan dalam kecepatan dan presisi. Gergaji meja biasa, misalnya, tidak hanya memotong lebih cepat dari gergaji tangan biasa, tetapi potongannya lebih halus, lebih lurus, dan lebih persegi daripada apa yang biasanya dapat dicapai dengan gergaji listrik genggam. Beberapa alat listrik stasioner dapat menghasilkan objek yang tidak dapat dibuat dengan cara lain. Mesin bubut, misalnya, menghasilkan benda yang benar-benar bulat.

Stanley Black & Decker, Inc juga memiliki unit merek produk dan manufaktur alat listrik stasioner untuk pengerjaan logam biasanya disebut alat mesin. Istilah alat mesin biasanya tidak diterapkan pada alat-alat listrik stasioner untuk pengerjaan kayu, meskipun penggunaan seperti itu kadang-kadang terdengar, dan dalam beberapa kasus, seperti pengepres bor dan penggiling bangku, alat yang sama persis digunakan untuk pengerjaan kayu dan pengerjaan logam.

Dalam sejarahnya, Stanley Black & Decker, Inc., yang sebelumnya dikenal sebagai The Stanley Works, adalah pabrikan alat-alat industri dan perangkat keras rumah tangga Fortune 500 Amerika dan penyedia produk keamanan dan kunci yang berkantor pusat di kota Hartford yang lebih besar di New Britain, Connecticut. Stanley Black & Decker merupakan hasil dari penggabungan Stanley Works dan Black & Decker pada 12 Maret 2010. Stanley Black & Decker, Inc. merupakan Perusahaan yang muncul sebagai hasil langsung dari merger 1920’s Stanley Bolt Manufactory, yang didirikan oleh Frederick Trent Stanley pada 1843, dan Stanley Rule and Level Company, yang didirikan oleh sepupu Frederick, Henry Stanley, pada 1857.Selama Perang Dunia II, Stanley Works menerima Penghargaan Angkatan Laut “E” untuk keunggulan dalam produksi perang.

Sebagai langkah korporasi untuk mengurangi pajak dari pemerintah Amerika Serikat, pada bulan Mei 2002, Stanley Black & Decker, Inc. dan jajaran manajemennya pernah untuk mempertimbangkan memindahkan kantor pusat perusahaannya ke Bermuda, tetapi protes publik dan pemerintah memaksa manajemen untuk mempertimbangkan kembali langkah tersebut.

Pada Agustus 2002, perusahaan telah memutuskan untuk mempertahankan pendiriannya di Amerika Serikat. John F. Lundgren terpilih sebagai ketua dan kepala eksekutif pada tahun 2004, menggantikan John Trani, mantan anak didik Jack Welch di General Electric. Grup Perangkat Keras & Perbaikan Rumah prosumer yang dikelola oleh Stanley Black & Decker termasuk merek Kwikset, Weiser, Baldwin, Perangkat Keras Nasional, Stanley, FANAL, Lenox, Craftsman, Irwin Tools, DeWALT and CribMaster. Merek Pfister dan EZSET, diakuisisi oleh Spectrum Brands Holdings, Inc. pada 17 Desember 2012. Pada Juli 2016, CEO John F. Lundgren mengundurkan diri, dengan Presiden dan COO James M. Loree mengambil alih sebagai CEO.

Pasar DIY atau Do It Yurself alias tukang rumahan atau tukang jadi-jadian menjadi market utama dari Stanley Back & Decker di pasaran Amerika Eropa maupun Asia seperti Indonesia. Dengan menggunakan data yang tersedia untuk umum, PressureWashr memperkirakan bahwa total 2017 hand and power tools pasar global akan bernilai sekitar $ 51 miliar. Black & Decker  grup sendiri saat ini memimpin paket dengan pangsa pasar 14 persen dan penjualan $ 7,14 miliar. Techtonic, yang melengkapi perusahaan pengendali Big Four, memiliki pangsa pasar 9,88% dengan penjualan $ 6 miliar. Semoga bermanfaat. Wassalam!


Sumber: Tim Kreatif Metalextra.com, laporan tahunan Stanley Black & Decker Group Tulisan ini merupakan opini Pribadi di media milik sendiri.

Leave a Reply