Industri Jerman Menurun Lantaran Perang Dagang

 Perang dagang menyebabkan pesanan industri manufaktur Jerman di luar kawasan Eropa turun drastis.

Federal Statistics Office mencatat pesanan baru dari pembeli luar negeri turun 6,7 persen dari Juni ke Juli, seperti dikutip dari Financial Times, 6 September 2019.

Penurunan ini jauh lebih tajam daripada penurunan 0,5 persen dalam pesanan domestik dan kontras dengan kenaikan 0,3 persen dalam pesanan dari kawasan Euro.

Secara keseluruhan, pesanan manufaktur turun 2,7 persen di Juli dari bulan sebelumnya. Penurunan itu lebih parah dari perkiraan penurunan 1,5 persen dalam jajak pendapat Reuters.

“Pengembangan pesanan industri adalah ilustrasi yang menyakitkan dari tren industri Jerman yang menurun selama 1 1/2 tahun terakhir,” kata Carsten Brzeski, kepala ekonom ING untuk Jerman. “Apa yang awalnya hanya tampak seperti deflasi pesanan di tingkat tinggi telah menjadi kemerosotan industri.”

Claus Vistesen, kepala ekonomi zona euro di Pantheon Macroeconomics, menambahkan bahwa, meskipun mungkin ada kenaikan pada Agustus, “tren yang mendasarinya masih lemah, konsisten dengan survei, menunjukkan bahwa manufaktur Jerman akan tetap dalam resesi hingga kuartal ketiga.”

Output ekonomi Jerman menyusut pada kuartal kedua, dan bank sentralnya telah memperingatkan bahwa ekonomi Jerman kemungkinan juga menurun pada kuartal Juli ke September.

Menurut Bloomberg, prospek ekonomi untuk Jerman yang bergantung pada ekspor tetap tidak menentu di tengah meningkatnya risiko Brexit tanpa kesepakatan yang akan menjerumuskan AS ke dalam krisis, dan perang dagang yang semakin intensif.

source: bloomberg


 

 

 

"Thieves may be able to copy but do not have the expertise to produce the original!". + Kiichiro Toyoda
error: Alert: Content is protected!
%d bloggers like this:
Perhatian: Epidemi Wuhan COVID-19 di RRC telah menyebabkan beberapa produk kami harus indent panjang. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Terimakasih!