Bagaimana Cara Memaku Dinding yang Baik ?

Palu adalah alat yang terdiri dari “kepala” berbobot yang dipasang pada pegangan panjang yang diayunkan untuk memberikan dampak ke area kecil suatu objek. Misalnya, untuk mendorong paku ke kayu, membentuk logam (seperti menempa), atau menghancurkan batu.Palu digunakan untuk berbagai aplikasi mengemudi, membentuk, dan merusak.

Kepala palu modern biasanya terbuat dari baja yang telah dipanaskan karena kekerasan, dan pegangannya (juga disebut haft atau helve) biasanya terbuat dari kayu atau plastik.

Palu palu memiliki “cakar” untuk menarik paku dari kayu, dan umumnya ditemukan dalam inventaris alat rumah tangga di Amerika Utara. Jenis palu lainnya bervariasi dalam bentuk, ukuran, dan struktur, tergantung pada tujuannya. Palu yang digunakan dalam banyak perdagangan termasuk palu godam, palu, dan palu ball-peen. Meskipun sebagian besar palu adalah perkakas tangan, palu bertenaga, seperti palu uap dan palu trip, digunakan untuk mengirimkan kekuatan di luar kapasitas lengan manusia. Ada lebih dari 40 jenis palu yang berbeda yang memiliki berbagai jenis kegunaan

Pingin Memaku Dinding dengan tidak meningalkan bekas yang harus dirapikan oleh semen putih?

kamu harus memaku dinding dengan cara yang benar.

Bagaimana memaku dinding yang benar ?, berikut ini caranya :

  1. Pakailah paku beton bukan paku kayu. Biasanya Paku Beton Lebih tebal dan runcing

  2. Sebelum Memaku, Tandailah tempat yang ingin dipaku dengan pensil

  3. Ambil selotip bening, tempelkan membentuk tanda tambah atau silang di titik yang sudah ditandai sebelumnya. Gunanya mencegah tembok tidak retak ketika dipaku. Atau bisa juga dengan lakban yang dipasang menyilang, lalu dipaku pada bagian tengah persilangan.

  4. Pakailah penjepit seperti tang untuk memegang ujung paku. Gunanya menghindari salah pukul ke jari atau tangan. Tak ada salahnya pakai sarung tangan pelindung, untuk menghindari luka akibat pukulan palu yang salah.

  5. Posisikan paku ke dinding dengan sudut vertikal, tidak tegak lurus ke arah dinding. Gunanya, saat nanti Anda menggantungkan benda akan mengarah ke dinding dan tidak merosot lalu jatuh.

  6. Gunakan palu yang kokoh dan bergagang panjang, agar Anda cukup tenaga untuk mengayunkan palu.

  7. Lepaskan selotip secara perlahan agar dinding tidak rontok. Apabila dinding rumah terlalu rapuh saat dipaku, siramkan 2 – 3 sendok makan cuka ke dinding. Biarkan mengering, lalu ambil selotip atau lakban, tempel dengan posisi menyilang lalu dipaku. Langkah ini juga bisa diterapkan untuk pengeboran dengan diameter 6 – 10 milimeter.

    Jadi dengan Mengetahui cara Memaku yang baik, kalian bisa terhindar dari dinding yang compes dan tidak rapi.

     

 

 

 

 

"Thieves may be able to copy but do not have the expertise to produce the original!". + Kiichiro Toyoda
error: Alert: Content is protected!
%d bloggers like this:
Perhatian: Epidemi Wuhan COVID-19 di RRC telah menyebabkan beberapa produk kami harus indent panjang. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Terimakasih!